10 Penyebab Motor Brebet Saat di Putaran Tinggi dan Rendah

Penyebab motor brebet saat di putaran tinggi dan rendah cukup beragam. Namun yang pasti, apapun penyebabnya, motor brebet sangat mengganggu kenyamanan berkendara. Agar terhindar dari motor brebet saat digas alias tersendat-sendat jalannya, mesti dilakukan perawatan secara berkala. Meki demikian, motor brebet bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Ketika motor brebet, sudah tentu ada yang tidak beres pada motor tersebut. Sehingga diperlukan penanganan yang tepat untuk mengatasinya. Untungnya cara memperbaiki motor brebet tidak terlalu sulit dan biayanya juga tidak mahal. Nah agar kamu tidak terlalu panik saat motor kamu brebet dan tersendat’sendat, berikut beberapa penyebab motor brebet yang perlu kamu ketahui.

Penyebab Motor Brebet Saat di Putaran Tinggi dan Rendah

Selain menyebabkan jalannya motor tersendat-sendat, motor brebet juga bisa menyebabkan motor mogok dijalan. Apa saja penyebab motor brebet dan bagaimana cara mengatasinya? Inilah 10 penyebab motor brebet di putaran tinggi dan rendah yang sering terjadi pada motor.

1. Bahan Bakar tidak Sesuai

Penyebab motor brebet atau tersendat yang utama adalah pemakaian bahan bakar yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan pabrikan. Biasanya setiap pabrikan sudah menetapkan standar khusus yang disesuikan dengan mekanisme mesin agar performa sepeda motor bisa lebih optimal.

Namun, sering kali pengguna sepeda motor tidak menghiraukan jenis bahan bakar yang digunakan. Rata-rata lebih memilih bahan bakar yang murah, seperti pertalite atau premium. Padahal beberapa motor terbaru harus menggunakan pertamax yang lebih optimal dalam hal pembakaran mesin. Nah apabila salah memakai bahan bakar, maka nantinya akan terjadi knocking pada mesin yang mengakibatkan motor brebet. Jadi solusinya adalah menggunakan bahan bakar yang sesuai dan disarankan oleh pabrikan.

2. Filter Udara Kotor atau Sudah Rusak

Penyebab Motor Brebet

Filter udara dapat menyebabkan motor brebet. Karena filter udara bertugas untuk menyaring udara yang masuk ke dalam ruang bahan bakar agar tidak tercampur dengan partikel kotoran dan debu, sehingga membuat pembakaran mesin lebih sempurna. Jadi apabila filter udara mengalami kerusakan ataupun kotor, maka tarikan gas menjadi terasa lebih berat dan bisa berakibat motor jadi brebet.

Solusinya, lakukan perawatan rutin terhadap filter udara. Rutin bersihkan filter udara secara berkala agar sistem pembakaran tetap sempurna dan membuat laju motor tetap nyaman. Apabila filter udara sudah rusak parah, langsung ganti saja. Sebab filter udara yang rusak bisa menyebabkan motor brebet dan mesin mati secara mendadak.

Baca juga: Motor Injeksi Sering Mati Mendadak, Ini Solusinya

3. Busi Kotor

Salah satu penyebab motor tersendat-sendat atau brebet adalah adanya masalah pada busi. Busi bertugas sebagai sistem pengapian yang nantinya menjadi sumber api untuk pembakaran di ruang mesin. Jadi apabila busi dalam kondisi tidak prima, seperti kotor, terlalu renggang atau bahkan mengalami kerusakan, maka pembakaran di ruang mesin menjadi kurang sempurna dan akibatnya motor brebet.

Jarak busi yang tidak sesuai standar sangat berpengaruh terhadap sistem pengapian. Pasalnya hal tersebut akan mempengaruhi suhu pengapian busi yang secara tak langsung membuat pembakaran bahan bakar dan udara di dalam mesin kurang sempurna. Untuk itu, pastikan kondisi busi masih bagus, dan celah busai berkisar 1 mm. Ganti dengan yang baru jika busi sudah tidak layak.

Baca juga: Cara Membuat Busi Mati Hidup Lagi Paling Gampang

4. Setelan Klep tidak Sesuai

Apabila setelah klep terlalu rapat atau terlalu longgar maka akan mempengaruhi jumlah gas yang masuk ke ruang pembakaran mesin. Hal tersebut berakibat terhadap pencapuran bahan bakar, udara, dan pengapian menjadi tidak sempurna yang apabila dibiarkan maka akan membuat motor menjadi brebet.

Solusinya, dengan melakukan perbaikan ke bengkel resmi ataupun bengkel berpengalaman yang sudah terbiasa menyetel klep motor. Jangan asal memilih bengkel, karena dibutuhkan pengalaman khusus dalam menyetel klep motor yang nantinya akan membuat performa motor selalu optimal.

5. Putaran Stasioner tidak Normal

Jika pengaturan putaran stasioner di bawah standar, maka nantinya membuat tarikan gas menjadi tidak stabil dan menyebabkan motor mengalami brebet. Untuk mengatasi hal tersebut, lebih baik bawa motor ke bengkel untuk mengatur ulang putaran stasioner sesuai standar.

6. Masalah Pada Sensor Injektor

Penyebab Motot Brebet

Sensor Injektor memiliki fungsi utama untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang pembakaran. Jadi apabila Injektor mengalami kerusakan, maka pembakaran menjadi terganggu. Biasanya kerusakan Injektor disebabkan oleh pemakaian bahan bakar yang kurang sesuai dengan rasio kompresi mesin yang secara tak langsung mempengaruhi kualitas semprotan bahan bakar, sehingga tarikan motor menjadi brebet.

Untuk mengatasinya, bersihkan injektor menggunakan cairan khusus pembersih injektor (Injektor Cleaner). Selain itu, jangan lupa gunakan bahan bakar yang nilai oktannya sesuai dengan yang ditetapkan pabrikan.

7. Bahan Bakar Bercampur Air

Air yang tercampur dengan bahan bakar akan mengakibatkan bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran menjadi sedikit, sehingga pembakaran tidak berlangsung secara sempurna. Untuk mengatasinya, kuras semua isi tangki agar nantinya tidak ada air yang tercampur dengan bahan bakar.

8. Filter Bahan Bakar Kotor

Filter bahan bakar bertugas menyaring kotoran dari tangki ke bak karburator atau dari pompa injeksi ke injektor. Jika filter ini sangat kotor, maka debit bahan bakar yang masuk ke dalam karburator terlalu sedikit. Atau pada motor injeksi, bahan bakar akan terhambat oleh kotoran yamg menumpuk di filter bahan bakar. Untuk mengatasinya, bersihkan filter bahan bakar atau ganti jika perlu.

9. Pompa Injeksi Kotor

Pompa injeksi atau Fuel Pump berfungsi untuk memompa bahan bakar ke ruang pembakaran mesin. Apabila kondisinya kotor, maka bisa bisa mengakibatkan tekanan bensin terlalu tinggi atau terlalu rendah yang otomatis dalam menyebabkan motor brebet. Solusinya adalah mengecek kondisi Fuel Pump, apabila kotor segera dibersihkan.

Baca juga: Cara Memperbaiki Injektor Pada Motor Injeksi

10. Over Heating

Over heating atau motor cepat panas juga bosa menyrbabkan motor brebet dan mendadak mati. Penyebabnya bisa karena volum eoli tidak sesuai standar atau sistem pendinginan mesin terganngu. Apalagi motor yang mengunakan radiator. Apabila air radiator (Coolant) berkurang bahkan habis, dapat menyebabkan motor cepat panas, sehingga motor brebet.

Sulusinya cek volume oli dan air radiator (coolant), tambahkan jika kurang. Apabila perlu ganti dengan yang baru, jika oli dan air radiator sudah tidak layak pakai.

Baca juga: Cara Mengatasi Mio J Brebet dan Mati Saat Digas. Anda juga bisa melihat video tutorial di bawah ini:

Itulah penyebab motor brebet saat di rpm tinggi dan rpm rendah dan cara mengatasinya. Motor memang membutuhkan perawatan secara berkala agar motor lebih awet dan nyaman saat digunakan. Oleh karena itu, perhatikan dan jaga kondisi motor agar selalu optimal, agar terhindar dari motor brebet saat di putaran atas dan bawah.