Cara Membuat SKCK dan Persyaratannya

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian, yang dulu disebut dengan nama Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), adalah surat yang diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia melalui Kepolisian Sektor (Polsek) atau Kepolisian Resort (Polres) setempat yang berisi tentang catatan seseorang yang terdapat dalam data kepolisian.

Untuk mendapatkan SKCK sebenarnya tidaklah sulit, bahkan bisa selesai dalam waktu singkat, asalkan tahu prosedur dan tata cara pembuatan SKCK. Nah, berikut ulasan lengkap cara membuat SKCK, mulai dari cara mendapatkan surat pengantar dari kantor kelurahan hingga bagaimana proses pengurusannya di Kantor Polsek atau Polres.

Cara Membuat SKCK

Cara membuat dan mengurus SKCK bisa dilakukan secara manual di Polsek atau Polres setempat. Sedangkan untuk proses pengurusan dan pembuatannya mudah dan singkat. Sekitar kurang lebih 30 menit surat sudah jadi, asalkan membawa persyaratan pembuatan SKCK secara lengkap.

Selain secara manual, untuk membuat SKCK juga bisa dilakukan secara online. Silahkan kunjungi website resmi Polri yaitu https://skck.polri.go.id/ yang bisa digunakan untuk pembuatan SKCK baru atau perpanjangan. Lalu apa saja syarat yang diperlukan untuk pembuatan SKCK?

Syarat Membuat SKCK Baru

Dalam proses pembuatan SKCK, dibutuhkan surat atau berkas yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu:

1. Surat Pengantar dari Desa atau Kelurahan.
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi(SIM).
3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
4. Fotokopi Akta Kelahiran/Surat Kenal Lahir/Ijazah terakhir
5. Pas foto 4×6 berlatar/background merah sebanyak 6 lembar.

Untuk membuat surat pengantar dari desa atau kelurahan, terlebih dulu datang ke ketua RT untuk minta dibuatkan surat pengantar ke ketua RW untuk mengurus SKCK. Kemudian dari ketua RW, Anda akan mendapatkan surat pengantar ke Kelurahan atau Desa untuk diserahkan petugas disana. Kemudian Anda akan dibuatkan surat pengantar untuk keperluan pembuatan SKCK.

Perlu diketahui juga bahwa, di beberapa wilayah di Indonesia, Polsek atau Polres tidak mensyaratkan membawa surat pengantar dari Kelurahan. Hal ini dilakukan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan masyarakat yang ingin membuat SKCK.

Proses Pengurusan SKCK

Setelah semua persyaratan membuat SKCK sudah lengkap, silahkan datang ke Polsek atau Polres setempat. Sebagai catatan, untuk keperluan melamar pekerjaan, kelengkapan administrasi PNS/CPNS, pembuatan visa atau keperluan lain yang bersifat antarnegara, proses pembuatan SKCK tidak bisa dilakukan di tingkat Polsek. Jadi, Anda harus datang ke Polres untuk penbuatan SKCK untuk keperluan tersebut.

Layanan ini buka setiap hari kerja Senin-Jumat pukul 08.30-15.00. Silahkan melakukan pendaftaran di loket pendaftaran bagian SKCK, kemudian nanti Anda akan diminta untuk mengisi formulir, kemudian pengambilan sidik jari. Setelah itu silahkan tunggu untuk pengambilan SKCK di loket dan siapkan uang untuk biaya pembuatan SKCK sebesar Rp 30.000.

Perlu diketahui juga, kalau Anda mengurus SKCK di Polres, biasanya proses pengambilan sidik jari bisa lebih cepat, karena prosesnya dilakukan di Polres. Kalau membuat SKCK di Polsek, menurut pengalaman, pihak Polsek akan memberikan surat rekomendasi untuk pembuatan sidik jari di Polres. Jadinya nanti Anda akan pergi ke Polres kemudian balik lagi ke Polsek. Kalau tidak ingin repot, sebaiknya pembuatan SKCK bisa langsung dilakukan di Polres.

Cara Membuat SKCK secara Online

Jika ingin membuat SKCK secara online, Anda harus menyiapkan beberapa berkas atau dokumen yang dibutuhkan. Nah, berikut cara mengurus SKCK secara online serta beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan.

Cara Membuat SKCK dan Persyaratannya

1. KTP asli
2. Kartu Keluarga (KK) asli
3. Akta Kelahiran 
4. Foto diri 4×6 dengan latar merah siapkan 6 lembar
5. Paspor bagi warga Negara Indonesia yang akan keluar negeri dalam rangka kunjungan, sekolah, atau untuk keperluan penerbitan Visa

Semua berkas diatas Anda scan dahulu untuk proses pendaftaran SKCK online.

Pendaftaran SKCK Secara Online

Setelah semua persyaratan Anda penuhi, silahkan ikuti langkah berikut ini untuk proses pendaftaran pembuatan SKCK secara online.

1. Kunjungi situs https://skck.polri.go.id/ kemudian pilih menu formulir online, kemudian Klik Next Step.
2. Anda akan ada di halaman pengisian dara pribadi (Nama, NIK, wilayah Polres, hingga bagian paling akhir perintah upload foto).
3. Berikutnya, isi nama ayah dan ibu kandung, alamat domisili, pekerjaan, dan nama saudara kandung.
4. Selanjutnya data tentang pendidikan (nama sekolah, kota, serta tahun lulus sekolah).
5. Pada tahapan ini, ada pertanyaan mengenai pernahkah Anda terlibat tindak pidana atau tidak. Isi dengan lengkap lebih dahulu, baru kemudian klik next.
6. Isi dengan jujur mengenai alasan Anda ingin membuatnnya, nanti akan ada pilihannya pendidikan, pekerjaan, dan yang lainnya. Isi terlebih dahulu baru kemudian klik next.
7. Setelah semua tahap pada halaman pengajuan surat sudah selesai, selanjutnya klik kirim data untuk proses pembuatan oleh sistem.
8. Anda akan mendapatkan kode atau nomor registrasi, yang nantinya untuk dibawa ke loket Polsek atau Polres untuk mengambil SKCK. Catat dengan baik nomor ini jangan sampai hilang.

Proses Pengambilan SKCK Online

Setelah melakukan pendaftaran online, Anda tetap harus datang ke Polres untuk mengambil SKCK asli. Namun sebelumnya Anda harus melakukan prosò003es pengambilan rumus sidik jari terlebih dahulu dengan membawa berkas-berkas berikut ini.

1. Fotokopi KTP sebanyak 1 lembar.
2. Foto depan ukuran 4×6 dengan latar merah 2 lembar.
3. Foto tampak samping kiri ukuran 4×6 dengan latar merah 1 lembar.
4. Foto tampak samping kanan ukuran 4×6 dengan latar merah 1 lembar.
5. Melengkapi form sidik jari (nama, bentuk wajah, rambut, dan ciri fisik).

Setelah semua proses pengambilan rumus sidik jari selesai, Anda bisa melakukan pembayaran biaya pembuatan SKCK sebesar Rp 30.000 di loket.

Sedangkan untuk ketentuan pengambilan melalui online, jika pendaftaran online dilakukan sebelum pukul 08.00, maka SKCK dapat diambil di loket pelayanan sampai dengan pukul 14.00 di hari yang sama sambil menunjukan kode registrasi dan dokumen-dokumen yang diperlukan. Jika dalam waktu tiga hari sejak dilakukan pendaftaran online, tidak diambil, maka pemohon harus melakukan pendaftaran ulang lagi.

Demikian ulasan tentang cara membuat SKCK dan persyaratannya, baik dengan cara datang langsung ke Polsek atau Polres, atau dengan mengurus dan membuatnya secara online. Semoga bermanfaat.