6 Langkah Jitu Menguasai Grammar Bahasa Inggris

Kali ini Biangcara akan membagikan sebuah tips yang berhubungan dengan bahasa Inggris. Yaitu 6 langkah jitu menguasai grammar bahasa Inggris. Jika Anda mengalami masalah dengan yang namanya “grammar” artikel ini cocok sekali untuk Anda.

Memang, bagi yang belum memahami grammar maka akan menganggap bahwa materi ini susah, ribet, banyak aturan dan setumpuk keluh kesah lainnya. Namun bagi yang benar-benar ingin menguasai bahasa Inggris, tentu kesulitan-kesulitan itu bukan suatu penghalang.

Dikutip dari EnglishCoo, berikut 6 langkah jitu menguasai grammar bahasa Inggris. Pepatah mengatakan,”Tak Kenal maka Tak Sayang”. Menerapkan pepatah ini saat belajar bahasa asing akan membuat belajar Anda berkembang pesat. Untuk itu, berikut cara cepat untuk mengenal grammar lebih dari yang kau tahu.

1. Grammar itu ibarat salah satu anak emas bahasa Inggris. Jika kamu bersahabat baik dengan si anak emas, tentu kamu bisa menaklukkan orangtuanya.

Jika diibaratkan dalam sebuah keluarga, Bahasa Inggris adalah orang tua sedangkan keterampilan-keterampilan berbahasa Inggris adalah anak-anaknya. Tentu kamu telah mengenal 4 keterampilan berbahasa Inggris yaitu berbicara (speaking), mendengarkan (listening), membaca (reading), dan menulis (writing). Terus grammar mana?

Menurut Englishclub, 4 keterampilan bahasa Inggris tersebut masuk dalam kategori Macro Skills. Ada juga anak-anak bahasa Inggris yang lain disebut Micro Skills, yaitu tata bahasa (grammar), pelafalan (pronunciation), dan kosakata (vocabulary).

Keterampilan-keterampilan ini adalah dasar yang digunakan untuk mengembangkan keterampilan lebih besar. Itulah mengapa tata bahasa Inggris (grammar) diibaratkan sebagai salah satu anak emas bahasa Inggris.

Anak emas tentu adalah kesayangan orang tua. Ia punya trik atau tips jitu untuk bisa menaklukkan hati ortunya. Jika bersahabat dengan seorang anak emas, tentu orang tuanya akan menunjukkan perhatian kepadamu juga. So, kamu bisa belajar menaklukkan bahasa Inggris dari sahabatmu ini.

2. Grammar Bahasa Inggris itu punya sifat yang tak mau mendominasi, walaupun kenyataannya perannya sangat dominan.

Ini salah satu sifat yang patut ditiru dari sahabat satu ini. Humble alias rendah hati. Mengapa disebut demikian? Walaupun nggak masuk ke dalam jajaran Macro Skills yang sering disebut berhubungan erat dengan kemampuan berbahasa Inggris seperti listening, speaking, reading dan writing, tak sekalipun grammar berusaha untuk mendominasi atau berusaha masuk menjadi salah satu “anak yang besar”.

Ia tetap menjadi bagian dari Micro Skills sebagai “anak kecil” yang tak pernah mau mendominasi. Padahal kenyataannya peran grammar dalam bahasa Inggris memang dominan. Coba kita lihat di salah satu keterampilan, misalnya listening, tentu grammar ada di sana. Bagaimana dengan speaking? Tanpa tata bahasa yang baik, orang susah mengerti apa yang kamu sampaikan. Apalagi reading, grammar digunakan untuk membentuk kalimat-kalimat dalam sebuah bacaan. What about writing? Surely, you need it.

Jadi, terlihat jelas peran grammar untuk menunjang peningkatan keterampilan-keterampilan berbahasa Inggris yang lain. Nah, saat belajar materi ini, kamu juga bisa meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris lainnya.

3. Para pelajar yang mengucilkan grammar bahasa Inggris takkan pernah sadar bahwa mereka benar-benar membutuhkannya.

Memiliki pemikiran “grammar itu susah”, terus menerus mengabaikannya tak akan memberimu manfaat apa-apa. Malah, impian untuk mahir berbahasa Inggris akan semakin jauh dari mata. Banyak pelajar mengucilkannya. Mereka selalu merasa pening saat ada sajian materi ini di atas meja. Mereka belum sadar betul bahwa mereka sebenarnya membutuhkan grammar. Apa kamu termasuk di dalamnya?

Jika belum menyadari, menerima kenyataan bahwa grammar memang penting dan dibutuhkan, ya sampai kapanpun tak akan ada yang bisa membantumu naik kelas ke level berikutnya. Banyak kelas atau kursus bahasa Inggris menawarkan bahasa Inggris tanpa belajar grammar bahasa Inggris. Bisa dibayangkan apa jadinya sebuah bahasa tanpa ditata dengan baik dan benar?

Kita analisis contoh sederhana ini:

Your dogs
You’re dogs.

Bisakah melihat perbedaan 2 contoh sederhana di atas? Nomor satu menyatakan anjing-anjingmu, sedangkan nomor dua seolah ngejek, ngata-ngatain kalau kamu itu anjing! Padahal perbedaannya sangat kecil (penggunaan ‘ apostrophe) tapi memberi pengaruh yang besar terhadap maknanya. Nah itu pentingnya grammar. Tanpanya, bahasa Inggrismu jadi kacau!

Analisis 2 contoh lainnya berikut ini.

The girl loves cooking her mother and her dog.
The girl loves cooking, her mother, and her dog.

Penggunaan tanda baca koma (,) dapat memberikan arti sangat berbeda pada kedua contoh kalimat tersebut. Yang ketiga artinya parah banget, si anak perempuan itu ternyata kanibal karena suka memasak ibu dan anjingnya. Sedangkan, contoh keempat ya menunjukkan hal yang dicintai si anak perempuan. So, masih mikir kalau grammar itu nggak penting?

4. Jika berpikir materi grammar hanya sebatas Tenses doang, kamu keliru. Grammar bahasa Inggris lebih dari itu.

Siapa bilang materi grammar hanya sebatas 16 tenses bahasa Inggris doang? Materi ini tak hanya menyangkut itu saja lho. Kamu bisa lebih bereksplorasi dengan materi yang bervariasi. Bukan melulu hapalan tenses dan rumusnya.

Perhatikan beberapa contoh materi tata bahasa Inggris alias grammar, selain tenses.

Modals (can, could, would, may, might, must, should)
Conditionals (I wish…)
Passive Voice alias kalimat pasif
Direct and Indirect Speech
Articles (a/an, the)
Pronouns (yang jenisnya pun ada berbagai macam: personal, possessive, reflexive, dll.)
Phrases (ada beberapa jenis: noun phrase, adjective phrase, prepositional phrase, dll.)
Clauses (juga ada macam-macamnya: noun clause, relative clause, dll.)
Conjuctions and Prepositions

Hm…. masih banyak materi lainnya, kalau disebutin semua bakal puaanjang banget list atau daftarnya. Nah, apabila benar-benar berkenalan dengannya, kamu nggak hanya tahu tenses ajah. Tapi akan memahami semua materi yang menunjang penguasaan bahasa Inggris sehingga jadi makin mahir.

Setelah mengetahui begitu banyak manfaatnya, apa masih enggan menyentuh buku grammar bahasa Inggris?

5. Buka diri dan beri sedikit waktumu setiap hari untuk berinteraksi dengan grammar, kamu akan belajar menyukainya

Setelah tahu materi grammar itu jumlahnya seabrek, apa jadi tambah pusing? Dan malah jadi semakin enggan berkenalan dengannya? Duh, rumus atau aturan tenses ajah udah buanyak banget, ditambah lagi materi-materi yang lain, ampun deh…

Tenang, tenang! Kamu nggak harus menguasai semua materi itu dalam semalam koq. Jika mempunya obsesi untuk mahir dalam beberapa hari atau parahnya hanya sehari saja, ya tinggalkan ajah misi yang nggak realistis itu. Kamu hanya akan menyiksa diri dan bikin stres.

Seperti halnya cari teman spesial alias pacar, kamu nggak bisa ujug-ujug katakan cinta. Perlu pedekate alias pendekatan dululah… Buka dirimu, luangkan waktumu untuk berinteraksi dengannya. Jika punya jadwal tersendiri misalnya sejam sehari, itu akan sangat membantu untuk bisa mengenal grammar lebih baik lagi.

Jika melakukannya dengan tulus, belajar dengan cara yang bagus dan berinteraksi secara terus menerus, tentu kamu akan segera menyukainya. Lama-lama, kamu akan rindu jika sehari tak ketemu.

6. Pada akhirnya, yang bersahabat dengan “si anak emas” grammar bahasa Inggris akan ketularan kesahajaan yang membahana. Mulailah bersahabat dengan grammar agar kamu semakin mahir

Kebanyakan dari kita terpesona dengan kesuksesan seseorang tanpa tahu bagaimana awal dan perjuangannya sampai ke titik puncak. Nah, jika kita terbiasa dengan sebuah proses, kita akan sadar bahwa belajar grammar juga adalah sebuah proses. Perlu kesiapan diri, pengorbanan waktu serta kesalahan-kesalahan yang bisa membuat kita sampai pada puncak kesuksesan.

Baca juga: Cara Belajar Bahasa Inggris dengan Mudah

Nah, itulah cara ampuh menguasai grammar bahasa Inggris dengan cepat. Sekarang, tinggal kemauan dan usaha kamu untuk mengenal grammar bahasa Inggris lebih dekat. Semoga bermanfaat.